SMARTDIGI CONSULTANTIT

Mitra Strategis Transformasi Digital, Tata Kelola & Solusi Core BPR & BPRS

Akselerasi daya saing, kepatuhan regulasi OJK, dan efisiensi operasional BPR & BPRS Anda melalui ekosistem Bank Kita Enterprise Suite — 11 aplikasi perbankan syariah terintegrasi, didukung kombinasi langka kepemimpinan Direksi, Arsitektur IT, Manajemen Produk, serta Penetrasi Bisnis Funding & Financing.

4

Pilar Kepemimpinan Eksekutif

2X

Sukses Sertifikasi ISO 27001:2022

11

Modul Aplikasi Enterprise

100%

Kesesuaian Tata Kelola POJK

DNA KEPEMIMPINAN & REKAM JEJAK

Kombinasi Langka 4 Pilar Kepemimpinan Perbankan

SmartDigi ConsultantIT tidak sekadar menjual perangkat lunak. Kami hadir dengan perspektif menyeluruh seorang bankir praktisi yang pernah duduk langsung di kursi Direksi dan memimpin operasional lini terdepan.

Pilar 01 • Tata Kelola C-Level

Mantan Direktur Utama BPRS

Memahami secara mendalam makro perbankan syariah maupun konvensional, tata kelola perusahaan yang baik (GCG), manajemen likuiditas, tanggung jawab fidusia terhadap Pemegang Saham, serta mitigasi risiko strategis di hadapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pilar 02 • Infrastruktur & Keamanan

Mantan Kepala Divisi IT

Menguasai arsitektur sistem core banking, interkoneksi switching, keamanan siber, disaster recovery plan (DRP/BCP), serta audit kepatuhan IT perbankan. Memastikan teknologi yang diimplementasikan stabil, aman, dan siap scale-up.

Pilar 03 • Desain & Siklus Produk

Mantan Kepala Divisi Manajemen Produk

Keahlian end-to-end product development lifecycle: penyusunan Business Requirement Document (BRD), Product Requirement Document (PRD), perancangan User Acceptance Test (UAT), hingga pendampingan regulasi perizinan produk baru ke OJK.

Pilar 04 • Komersial & Pertumbuhan Bisnis

Mantan Manager Marketing Funding & Financing

Pakar dalam strategi penetrasi DPK (tabungan & deposito), taktik akselerasi penyaluran kredit/pembiayaan, pembinaan Account Officer, dan mitigasi risiko pasar secara riil di lapangan demi menjaga NPL/NPF pada batas aman.

EXECUTIVE SUMMARY

10 Tantangan Kritis BPRS Saat Ini

Industri Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) berada pada fase krusial transformasi digital. Berdasarkan observasi mendalam kami, berikut tantangan mendasar yang dihadapi manajemen BPRS.

01 Pembiayaan

Siklus Pembiayaan Manual & Lambat

Proses analisis pembiayaan, verifikasi SLIK manual, dan penaksiran agunan tanpa GPS memakan waktu 5-10 hari kerja serta rentan moral hazard dan mark-up taksasi.

02 Permodalan

Keterbatasan Modal & Sindikasi

Proyek pembiayaan bernilai besar sering kali terbentur Batas Maksimum Pemberian Pembiayaan (BMPK 20-25% modal inti), sementara pengelolaan konsorsium manual sangat berisiko salah hitung.

03 Digital Banking

Tuntutan Layanan Digital Nasabah Retail

Nasabah modern menuntut kemudahan transaksi sekelas bank umum (mobile banking, transfer BI-FAST Rp 2.500, QRIS MPM, e-KYC instan) yang aman dan berstandar SNAP BI.

04 Pendanaan

Tingginya CoF & Deposito Mahal

BPRS kesulitan menggalang dana murah (CASA) dari komunitas dan lembaga pendidikan tanpa dukungan Virtual Account terotomasi dan portal cash management terintegrasi.

05 Sales Force

Inefisiensi Tim Pemasar Dana (CRM)

Ketidakmampuan memverifikasi aktivitas canvassing RM di lapangan (kunjungan fiktif) dan ketiadaan early warning untuk mencegah perpindahan deposito jatuh tempo ke kompetitor.

06 Recovery NPF

Lonjakan NPF & Lambatnya Penanganan

Deteksi tunggakan yang terlambat pada bucket awal (1-30 hari) serta penagihan lapangan yang tidak terkoordinasi secara real-time menyebabkan pemburukan kualitas aset.

07 Likuidasi Agunan

Penumpukan Holding Cost AYDA

Agunan macet yang diambil alih menumpuk tanpa saluran pemasaran lelang yang transparan, menggerus modal BPRS dan melanggar batas waktu kepemilikan sesuai aturan OJK.

08 Pelaporan OJK

Beban Pelaporan APOLO & RBB

Konsolidasi spreadsheet manual antar-divisi rentan kesalahan format, revisi berkali-kali, dan risiko ancaman denda keterlambatan pelaporan dari regulator.

09 Regulasi TI

Kepatuhan POJK TI & Manajemen Risiko

Kewajiban enkripsi AES-256 dan retensi dokumen digital (POJK 11/2022) serta evaluasi 8 pilar profil risiko (POJK 13/2015) yang membutuhkan otomasi sistematis.

10 Executive Insight

Ketiadaan Single Source of Truth

Direksi dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) kesulitan memantau posisi likuiditas, profil bagi hasil, dan kepatuhan syariah secara konsolidatif dan real-time.

PORTOFOLIO SOLUSI

11 Solusi Enterprise Bank Kita

Ekosistem aplikasi perbankan syariah yang saling terintegrasi, dikelompokkan dalam 7 ranah strategis bisnis BPR/BPRS — dari pembiayaan, pendanaan, digital banking, hingga pengawasan eksekutif.

Modul 01 • Financing React • Flutter • Node.js

Bank Kita ArthaCore FOS Enterprise

Otomasi end-to-end pembiayaan syariah skala enterprise: SLIK OJK auto-checker, engine multi-akad (Murabahah, MMq, Ijarah), mobile appraisal ber-geotagging GPS, dan approval komite berjenjang DoA.

Dampak Bisnis: Pangkas SLA dari 7 hari jadi 1 hari, eliminasi taksasi fiktif & mark-up harga agunan.
Modul 02 • Sindikasi 16-Stage • 7-Tier Waterfall

Bank Kita Enterprise Syndication Platform

Platform konsorsium pembiayaan sindikasi antar-BPRS dan Bank Syariah: 16-stage pipeline, pre-check validasi BMPK (20-25% Tier-1), kalkulator CAM 5-Cs, dan 7-tier cash waterfall BigInt engine.

Dampak Bisnis: Ekspansi pembiayaan jumbo aman dari batas BMPK, kalkulasi angsuran adil tanpa selisih 1 rupiah.
Modul 03 • Digital Banking SNAP BI • BI-FAST • QRIS

Bank Kita Mobile Banking Enterprise

Aplikasi mobile nasabah standar bank umum: transfer BI-FAST Rp 2.500, QRIS MPM ASPI, e-KYC biometrik liveness anti-spoofing, device binding SHA-256, dan tarik tunai tanpa kartu.

Dampak Bisnis: Pertumbuhan CIF baru 3x lipat, efisiensi operasional teller cabang hingga 65%.
Modul 04 • Ekosistem Pendidikan Virtual Account • CASA

Bank Kita EduBank Platform v2.4

Platform digitalisasi sekolah, madrasah, dan pesantren: portal cash management SPP, auto-posting Virtual Account terhubung CBS, mobile app wali murid, dan fitur autodebet tabungan.

Dampak Bisnis: Kunci dana murah CASA stabil dari yayasan pendidikan, rekonsiliasi SPP 100% otomatis.
Modul 05 • Funding Pipeline 4-Stage • GPS Audit

Bank Kita Smart Funding CRM Suite

CRM DPK terintegrasi Core Banking: alur pipeline 4-stage (New, Follow Up, Hot, Close), audit kunjungan RM via satelit GPS (<15m), customer 360°, dan maturity tracker deposito.

Dampak Bisnis: Tingkatkan closing rate +42%, cegah outflow deposito jatuh tempo hingga 80%, zero fake visit.
Modul 06 • Collection Geofencing • EWS • SP1-SP3

Bank Kita Smart Collection & Remedial

Sistem manajemen penagihan terpadu: otomasi penugasan collector harian, mobile app collector dengan validasi foto & GPS, deteksi Early Warning System (EWS) Bucket 1, dan alur restrukturisasi.

Dampak Bisnis: Selamatkan 70% debitur di bucket awal, tekan NPF, dan dokumentasi penagihan siap audit.
Modul 07 • Likuidasi Agunan Portal Lelang • AYDA Master

AgunanHub Bank Kita (Lelang AYDA)

Portal publik dan database inventarisasi agunan macet & portofolio AYDA: pemantauan batas waktu simpan OJK, sistem pencatatan penawaran investor, dan tata kelola persetujuan limit bebas konflik.

Dampak Bisnis: Likuidasi agunan macet dalam <90 hari, pangkas biaya holding cost AYDA, perkuat modal inti.
Modul 08 • RegTech APOLO OJK • Stress-Testing

Bank Kita RBB Suite (RegTech)

Penyusunan Rencana Bisnis Bank per divisi kolaboratif: engine proyeksi rasio (CAR, NPF, ROA, FDR, BOPO), stress-testing skenario makro, dan generator file validasi laporan APOLO OJK resmi.

Dampak Bisnis: Hemat waktu penyusunan RBB 80%, hindari denda regulasi dengan ekspor validasi APOLO OJK.
Modul 09 • Analytics & EIS Financial Heatmap • SNAP BI

Bank Kita Executive Dashboard (EIS)

Dashboard analitik kendali Direksi dan Dewan Pengawas Syariah: Financial Heatmap (CAR/NPF/FDR), metrik kepatuhan syariah, radar likuiditas, dan live monitor panggilan API SNAP BI.

Dampak Bisnis: Keputusan strategis cepat berbasis data konsolidatif real-time langsung di genggaman Direksi.
Modul 10 • Document Repository POJK 11/2022 • AES-256

Bank Kita E-Doc Suite (DMS POJK)

Manajemen dokumen digital perbankan standar POJK 11/2022: repositori terenkripsi AES-256, OCR pencarian cerdas, dynamic watermark anti-bocor (User/NIK/IP), dan audit log akses permanen.

Dampak Bisnis: Cari berkas debitur dalam 3 detik, dukung audit forensik OJK, dan hilangkan risiko arsip fisik rusak.
Modul 11 • Risk Governance POJK 13/2015 • 8 Pilar

Bank Kita RMIS Suite (POJK 13/2015)

Otomasi penilaian profil risiko 8 pilar perbankan syariah: modul asesmen RCSA tiap unit kerja, Key Risk Indicators (KRI) dashboard, Loss Event Database (LED), dan auto-report OJK.

Dampak Bisnis: Standardisasi audit risiko OJK, deteksi dini potensi fraud, dan budaya sadar risiko di seluruh cabang.

ARSITEKTUR TERINTEGRASI

Ekosistem Digital Tanpa Sekat

Ke-11 solusi digital tidak bekerja secara terisolasi (silo), melainkan beroperasi sebagai satu kesatuan ekosistem yang mengalirkan informasi secara real-time antar lini operasional — dari penghimpunan dana hingga pengawasan eksekutif.

01
Tahap Inflow Dana • CASA, DPK & Retail Channel

Pintu Masuk Likuiditas (Inflow CASA & DPK)

Bank Kita EduBank menggalang dana murah dari komunitas sekolah/pesantren, didukung Bank Kita Mobile Banking untuk transaksi retail BI-FAST/QRIS, serta Bank Kita Smart Funding CRM yang mengarahkan canvassing RM ber-audit GPS untuk menjaring deposan korporasi. Seluruh dana masuk dan mengendap di Core Banking System (CBS).

02
Tahap Penyaluran Dana • Lending & Konsorsium

Pintu Penyaluran Pembiayaan (Lending & Syndication)

Permohonan pembiayaan perorangan/UMKM diproses via Bank Kita FOS dengan prescreening SLIK otomatis dan mobile appraisal GPS. Untuk pembiayaan komersial bernilai besar yang melampaui batas BMPK modal sendiri, dialihkan ke Bank Kita Syndication Platform guna mengundang konsorsium BPRS mitra. Dokumen akad diarsip terenkripsi di Bank Kita E-Doc Suite.

03
Tahap Eksekusi • Core Banking & Cash Waterfall

Eksekusi Pencairan & Pemeliharaan Portofolio

Data pembiayaan yang disetujui komite terdorong ke CBS untuk pencairan dana. Pada sindikasi konsorsium, pembagian angsuran dikontrol oleh 7-Tier Cash Waterfall Engine secara decimal-safe tanpa selisih porsi bagi hasil dan ta'widh.

04
Tahap Penyehatan Aset • Early Warning & Lelang Agunan

Monitoring Kualitas, Remedial & Likuidasi Agunan

Bila terjadi keterlambatan angsuran pada CBS, Bank Kita Smart Collection otomatis memicu EWS dan menugaskan field collector via mobile app GPS. Jika aset dinyatakan macet/AYDA, penanganan dialihkan ke AgunanHub Bank Kita untuk pelelangan transparan ke publik.

05
Tahap Pengawasan & Kepatuhan • C-Level, DPS & Regulator

Pengawasan Eksekutif, Manajemen Risiko & Pelaporan Regulator

Seluruh aktivitas keuangan, pergerakan likuiditas, dan lalu lintas API SNAP BI dimonitor real-time oleh Direksi dan DPS via Bank Kita Executive Dashboard. Sekaligus, data disintesis oleh Bank Kita RMIS Suite (kalkulasi profil risiko POJK 13/2015) dan Bank Kita RBB Suite (simulasi target dan auto-generate file validasi APOLO OJK).

SKENARIO IMPLEMENTASI NYATA

4 Use Case dengan Hasil Terukur

Simulasi penerapan solusi Bank Kita pada konteks nyata operasional BPRS, lengkap dengan hasil kuantitatif yang dapat dicapai.

Use Case 01 • DPK CASA

Akuisisi DPK CASA Pendidikan & Deposito Ber-Audit GPS

BPRS mengimplementasikan Bank Kita EduBank pada jaringan sekolah mitra (3.000 siswa), SPP otomatis dibayar via Virtual Account. Bersamaan, RM Funding menggunakan Smart Funding CRM ber-audit koordinat satelit GPS (<15m) untuk canvassing deposito korporasi dengan alur pipeline 4-stage.

Hasil Kuantitatif Terukur:
  • Saldo dana murah CASA SPP bertambah stabil Rp 2 Miliar/bulan.
  • Closing deal deposito naik +42% tanpa ada kunjungan fiktif RM.
  • Retensi rollover deposito jatuh tempo mencapai 85%.
Use Case 02 • Digital Banking

Layanan Mobile Banking Standar SNAP BI & BI-FAST

Calon nasabah mendownload Bank Kita Mobile Banking, melakukan registrasi mandiri e-KYC (OCR e-KTP dan verifikasi biometrik liveness anti-spoofing) terikat hardware UUID. Nasabah dapat melakukan transfer tarif BI-FAST Rp 2.500, bayar QRIS merchant, dan tarik tunai tanpa kartu.

Hasil Kuantitatif Terukur:
  • CIF baru melonjak hingga 3x lipat dalam 6 bulan.
  • Efisiensi biaya operasional Customer Service cabang hingga 65%.
  • Peningkatan Fee-Based Income (FBI) transfer & transaksi QRIS.
Use Case 03 • Sindikasi

Konsorsium Pembiayaan Sindikasi RS Syariah Rp 50 Miliar

BPRS bertindak sebagai Lead Arranger pembiayaan RS Syariah Rp 50 Miliar dengan modal sendiri dibatasi BMPK maks Rp 10 Miliar. Melalui Bank Kita Syndication Platform, dibuat CAM 5-Cs otomatis dan undangan ke 4 BPRS mitra. Angsuran debitur didistribusikan presisi via 7-Tier Cash Waterfall.

Hasil Kuantitatif Terukur:
  • Pembiayaan Rp 50M tersalurkan aman dari pelanggaran batas BMPK.
  • Mesin 7-Tier Cash Waterfall membagi hak 5 bank tanpa selisih 1 rupiah.
  • Audit trail SHA-256 langsung siap dilaporkan ke APOLO OJK.
Use Case 04 • Recovery NPF

Penanganan Cepat Pembiayaan Menunggak & Likuidasi AYDA

Bank Kita Smart Collection mendeteksi tunggakan H+7 (Bucket 1) dan menugaskan field collector via mobile app ber-geotagging GPS. Jika debitur pailit, agunan diserahkan dan dipublikasikan langsung ke portal publik AgunanHub Bank Kita untuk lelang terbuka nasional.

Hasil Kuantitatif Terukur:
  • 70% nasabah menunggak bucket-1 berhasil diselamatkan.
  • Aset agunan macet berhasil terjual dalam kurun waktu <90 hari.
  • Bebaskan BPRS dari holding cost dan perbaiki rasio NPF.

METODOLOGI IMPLEMENTASI

7 Tahapan Transisi Tanpa Gangguan Operasional

Pendekatan Waterfall & Agile Hybrid yang terstruktur untuk menjamin kelancaran transisi sistem, dari asesmen awal hingga dukungan pasca-implementasi berkelanjutan.

T-1

Tahap 1: Assessment & Gap Analysis

Pemeriksaan infrastruktur server eksisting BPRS, pemetaan SOP pembiayaan & funding, serta verifikasi integrasi CBS.

Minggu 1 - 2
T-2

Tahap 2: Gap-Fit Analysis & Design

Penyusunan dokumen spesifikasi kebutuhan sistem (BRD/FSD), kustomisasi parameter syariah, struktur komite DoA, dan matriks RBAC.

Minggu 3 - 4
T-3

Tahap 3: Customization & Integration

Konfigurasi sistem, penyambungan integrasi API ke CBS, gateway SNAP BI, agregator VA, Dukcapil, SLIK OJK, dan WhatsApp Gateway.

Minggu 5 - 8
T-4

Tahap 4: Deployment & Migration

Instalasi sistem pada lingkungan Server BPRS (On-Premise atau Cloud OJK Certified), serta migrasi data historis nasabah.

Minggu 9 - 10
T-5

Tahap 5: UAT & Intensive Training

Pengujian menyeluruh (User Acceptance Test) oleh tim operasional BPRS dan pelatihan mendalam bagi staf, analis, hingga Direksi.

Minggu 11 - 12
T-6

Tahap 6: Go-Live & Cut-Over

Peluncuran resmi sistem secara penuh (Go-Live) dengan pendampingan teknis langsung di lokasi (onsite standby support).

Minggu 13 (Go-Live)
T-7

Tahap 7: Post Implementation SLA

Dukungan operasional 24/7, pemeliharaan berkala, update format regulasi OJK/BI gratis tanpa biaya tambahan lisensi.

Berkelanjutan (24/7 SLA)

TATA KELOLA & KEPATUHAN

Matriks Kepatuhan Regulasi Perbankan Syariah

Setiap standar regulasi dari OJK, Bank Indonesia, DSN-MUI, dan ISO diterjemahkan langsung ke dalam implementasi teknis sistem Bank Kita Enterprise Suite.

POJK No. 34/2025

Penyelenggaraan TI BPR/BPRS

Enkripsi AES-256 resting data, TLS 1.3 in-transit, immutable audit trail pada SmartDigi E-Doc Suite, pemisahan peran RBAC granular, dan kesiapan penanganan insiden siber.

POJK No. 23/2018

Penerapan Manajemen Risiko

Kalkulasi mandiri risiko inheren dan KPMR untuk 8 pilar risiko perbankan syariah, modul RCSA, Key Risk Indicators, dan Loss Event Database pada RMIS Suite.

POJK No. 8/2023

Ketentuan APU-PPT & PPPSPM

Verifikasi identitas nasabah, pemisahan wewenang Maker-Checker pada Smart Funding CRM dan Mobile Banking e-KYC, serta pencatatan audit log permanen.

Ketentuan BMPK OJK

Legal Lending Limit (20%-25% Modal)

Mesin validasi otomatis batas maksimum pemberian pembiayaan (20%-25% modal inti Tier-1) pada ArthaCore FOS dan Enterprise Syndication Platform.

Standar APOLO OJK

Validasi & Pelaporan Resmi

Ekspor data otomatis siap upload sesuai skema file validasi regulasi OJK melalui SmartDigi BPRS RBB Suite dan Syndication Module.

Standar SNAP Bank Indonesia

Open API Pembayaran Nasional

Arsitektur konektivitas API standar nasional pembayaran (BI-FAST, Inkuiri Rekening, Transfer) yang termonitor real-time pada Executive Dashboard.

Fatwa DSN-MUI

Kepatuhan Syariah Mutlak

Perhitungan otomatis margin Murabahah, nisbah Musyarakah/Mudharabah, ta'widh, dan 7-Tier Cash Waterfall sindikasi terverifikasi bebas riba, gharar, dan maisir.

Standar ISO 27001:2022

Sistem Manajemen Keamanan Informasi

Hardware Device Binding, OTP Token, PIN Block ISO 9564-0 Format 0, isolasi database, dan pemantauan hak akses pengguna.

MODEL KOMERSIAL & SLA

Skema Investasi Transparan & Garansi Layanan

Komponen investasi disusun secara modular dan kompetitif sesuai skala aset serta kebutuhan strategis BPRS. Rincian nilai nominal dan opsi skema pembayaran yang paling efisien akan disampaikan resmi dalam Dokumen Lampiran Penawaran Harga Komersial tersendiri.

Klausul Penawaran Biaya Investasi: rincian nominal akan disusun berdasarkan kesepakatan ruang lingkup implementasi (Scope of Work) serta hasil Technical Assessment bersama Tim BPRS.

GARANSI KETERSEDIAAN SISTEM

Service Level Agreement & Dukungan Teknis

Target ketersediaan sistem (system availability) minimal 99% dengan skema SLA yang fleksibel dan realistis sesuai kapasitas tim penanganan berdasarkan tingkat keparahan insiden.

Severity 1: Critical

Sistem utama lumpuh total (system down), nasabah tidak dapat bertransaksi, atau ancaman kebocoran data.

WAKTU RESPONS < 4 Jam
TARGET SELESAI < 8 Jam Kerja

Severity 2: Major

Fungsi transaksi utama mengalami gangguan parsial, namun sistem operasional dasar masih berfungsi.

WAKTU RESPONS < 8 Jam
TARGET SELESAI < 1 Hari Kerja

Severity 3: Minor

Kendala administratif minor, tampilan grafis, atau laporan non-transaksional yang tidak menghentikan layanan.

WAKTU RESPONS < 2 Hari
TARGET SELESAI < 4 Hari Kerja

Saluran Layanan Dukungan Teknis

  • Dedicated Customer Care & Technical Helpdesk 5 Hari Kerja melalui WhatsApp Hotline, Telepon Darurat, dan Tiket Sistem Helpdesk.
  • Pembaruan Regulasi Gratis: pembaruan format pelaporan APOLO OJK atau standar teknis SNAP BI diperbarui tanpa biaya lisensi tambahan.
  • Pendampingan Rutin Simulasi DRP: pengujian berkala Disaster Recovery Plan dan pencadangan data guna memenuhi kepatuhan POJK.

TINDAK LANJUT PROPOSAL

Mari Mulai Transformasi Digital BPRS Anda

Sebagai tindak lanjut nyata dari proposal ini, kami mengundang Direksi dan Manajemen BPR/BPRS untuk melangkah ke tahapan berikutnya.

1

Sesi Presentasi Eksekutif & Diskusi Strategis bersama Direksi

2

Live Demonstration Interaktif 11 Modul Aplikasi Perbankan

3

Technical Assessment infrastruktur Core Banking & Server

4

Penyusunan Final Roadmap & Dokumen Komersial Resmi

Email Resmi Konsultansi

sysdevbiru@gmail.com

Hotline / WhatsApp Konsultan

+62 8119927379

Jangkauan Layanan

BPR & BPRS Seluruh Indonesia (On-site & Online)

Seluruh data informasi dan rencana strategis BPRS Anda dilindungi dengan Non-Disclosure Agreement (NDA) ketat.

Undangan Audiensi Direksi

Lengkapi data berikut, pesan akan terkirim langsung melalui WhatsApp kepada tim SmartDigi ConsultantIT.